Rahasia “Si Doreng”

genteng doreng

Kali ini saya akan membahas “Si Doreng”.. genteng plentong yang menjadi tumbal dalam setiap pembakaran. Seperti namanya “Si Doreng” genteng ini memang berwarna belang hitam merah. Hal ini dikarenakan genteng ini mendapat sentuhan pertama dari api setelah bata saat pembakaran genteng terjadi. Genteng plentong biasa menjadi “tumbal” (berada di paling bawah) untuk mendapatkan KW 1 yang banyak dari genteng Kodok atau Magas atau Morando  yang dibakar bersamaan dengan genteng plentong.

Untuk lebih jelasnya Anda bisa melihat penempatan yang terjadi pada tungku pembakaran di bawah ini :

susunan genteng

Pada gambar di atas jelas terlihat bahwa genteng plentong menjadi tumbal untuk menghasilkan genteng yang lebih bagus yang berada di atasnya, tetapi meski begitu sebenarnya genteng yang disebut Doreng ini sebenarnya paling matang yang membuatnya paling keras dibanding yang lainnya. Jika si doreng banyak/melengkung itu pertanda bahwa pembakaraan “ketuaan” atau seperti kue yang mau gosong. Biasanya kalau pembakaran terlalu tua banyak doreng yang dihasilkan, genteng banyak yang melengkung atau pecah.

Jadi diantara genteng yang lain “Si Doreng punya “Rahasia” (kelebihan dan kekurangan) seperti berikut:

1. Genteng Doreng adalah genteng yang paling matang karena berada diatas bata langsung sehingga genteng ini sangat keras.

2. Genteng Doreng berwarna belang-belang sehingga kurang diminati konsumen, tetapi jika Anda mengecatnya ketika dipasang maka genteng ini akan terlihat sangat bagus.

3. Genteng ini biasanya hanya dihasilkan 300 s.d. 500 buah dalam satu kali pembakaran sehingga jika Anda memesan genteng ini sebanyak 3.000 buah ke atas mungkin akan memakan waktu lebih lama dari genteng KW 1.

4. Harga genteng ini dibawah genteng plentong KW 1.

Itulah sedikit rahasia “Si Doreng” yang bisa saya sampaikan. Jangan bilang-bilang ke dia ya kalau aku cerita tentangnya…:D

Satu gagasan untuk “Rahasia “Si Doreng”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *